TEGAL — Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal menyiapkan Panggung Gembira 617 yang melibatkan santri dari angkatan Bravious Generation. Pagelaran ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pendidikan melalui seni. (Sabtu, 26 September 2026)
Konsep Panggung Gembira 617 berpedoman pada empat prinsip, yaitu educated, entertained, enjoyed, dan elegant. Prinsip educated menekankan bahwa setiap penampilan harus memiliki nilai pendidikan. Seni tidak hanya ditampilkan sebagai tontonan, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan nilai dan membangun karakter santri.
Prinsip entertained menempatkan unsur hiburan sebagai bagian dari pertunjukan. Penampilan diharapkan dapat memberikan kegembiraan kepada penonton, namun tetap berada dalam bingkai pendidikan pesantren.
Sementara itu, enjoyed diarahkan pada kemampuan santri menikmati proses dan penampilan mereka. Santri dilatih tampil ekspresif dan percaya diri sehingga tidak terlalu dikuasai rasa gugup. Proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari olah rasa, terutama dalam memadukan suara, musik, gerakan, dan ekspresi.
Prinsip terakhir, elegant, berkaitan dengan penyajian acara secara tertata dan proporsional. Konsep pertunjukan, tata panggung, pengaturan peserta, dekorasi, hingga teknis pelaksanaan dipersiapkan sebagai bagian dari keseluruhan pertunjukan.
Dalam publikasi Panggung Gembira 617, sejumlah penampilan yang disiapkan antara lain Syahril Qur’an, Collosal Poetri, World Dance, LED Performance, Symphoni, Multi Motion, Swara Bhuana, Reog, Collaboration Art, Campur Sari, Hand Show, Gymnastic, Opera Van Ahda, dan Wayang Wong.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang penerapan empat bentuk pengembangan diri, yakni olah seni, olah fikir, olah rasa, dan olah raga. Santri terlibat dalam proses berkesenian, menyusun konsep dan teknis acara, mengembangkan ekspresi serta kerja sama, dan menjaga kesiapan fisik selama proses latihan dan pertunjukan.
Melalui Panggung Gembira 617, Bravious Generation menjadikan kegiatan seni sebagai bagian dari pengalaman pendidikan santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal. Pagelaran tersebut mempertemukan unsur pendidikan, hiburan, ekspresi, dan keindahan dalam satu kegiatan.